Sabtu, 31 Juli 2010


VIVAnews - Sinta Nuriansyah dan Jovita Adityasari iseng bergaya sambil lipsync lagu dangdut 'Keong Racun' di depan webcam sebuah laptop. Dua remaja yang sama-sama berusia 19 tahun itu sekadar ingin bergaya, memamerkan video itu kepada teman-teman mereka di Facebook.

Mereka pun mengunggah video berdurasi 5 menit 14 detik itu ke Youtube pada 23 Juni 2010, seperti ribuan orang lainnya. Niat mereka hanya narsis semata, tak lebih tak kurang.

Tapi yang datang kemudian adalah roket popularitas yang lalu melontarkan nama mereka ke seantero jagat.

Video kocak itu 'meracuni' ratusan ribu pengunjung Youtube untuk menontonnya. Sebagian mengunduh dan menyebarnya ke Kaskus, Facebook, dan Twitter. Impaknya luar biasa.

'Keong Racun' menduduki puncak trending topic di Twitter, mengalahkan perbincangan soal film Inception dan rencana pengunduran diri bos perusahaan minyak British Petroleoum, Tony Hayward.

Kegemparan ini membuat Jojo sempat syok. Alih-alih kegirangan, mojang Bandung itu takut mendapat masalah. Ia sempat menghapus video itu dari akunnya di Youtube dan Facebook. Tapi percuma. Video terlanjur menyebar. Pemberitaan media massa membuat video mereka semakin diburu.

"Setelah tahu banyak yang upload, saya kaget dan khawatir. Khawatir kalau ada yang menganggap hanya cari sensasi atau apalah, padahal asli ini hanya iseng dan tidak ada maksud apapun. Kami takut videonya disalahgunakan. Makanya kami hapus video asli tersebut. Eh, taunya muncul lagi," kata Jojo kepada VIVAnews.com.

Dalam sekejap, Sinta dan Jojo mencelat sebagai selebriti. Bukan hanya menjadi incaran wartawan, mereka juga dilirik Charlie ST12 yang telah membeli hak cipta lagu karya Subur Tahroni itu. Bahkan beberapa perusahaan rekaman sudah menawari kontrak. (Baca: Asal Usul ‘Keong Racun’ dan Charlie ST12 Lirik Shinta-Jojo 'Keong Racun')

Dan benar kata nenek, rezeki kalau sudah datang sulit ditolak.

Jojo dihadiahi beasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan, tempat ia kuliah. Dia dianggap kreatif dan memberi citra positif bagi kampus. Gara-gara 'Keong Racun,' mahasiswi semester V Jurusan Hubungan Internasional itu bahkan bakal dijadikan ikon universitasnya.

Gara-gara Youtube

Sinta-Jojo bukanlah fenomena baru. Di Filipina, kakak beradik James Ronald dan Rodfil juga melakukan hal sama. Duo Moymoy Palaboy itu mengunggah sejumlah video berisi aksi mereka lipsync lagu-lagu populer. Aksi itu lalu memikat jutaan orang dan mengantarkan keduanya ke panggung profesional sebagai superstar.

Contoh paling fenomenal adalah kisah Justin Bieber. Penyanyi 16 tahun yang tengah digandrungi remaja dunia ini juga mengawali sukses dengan bernarsis ria di Youtube. Aksinya di dunia maya lantas memikat seorang manajer musik bernama Scooter Braun yang kemudian memperkenalkannya kepada Usher. Dari perkenalan itu, Bieber meraih kontrak rekaman dengan Island Records dan melejit menjadi bintang dunia.

Apakah Sinta dan Jojo akan seberuntung itu? Bisa jadi. Tawaran untuk memasuki dunia rekaman profesional sudah di depan mata mereka.

Rabu, 21 Juli 2010


Pilih Pulau Komodo menjadi 7 Keajaiban dunia baru

Yuk, pilih dan dukung Pulau Komodo, menjadi salah satu dari 7 keajaiban baru dunia, berdasarkan kriteria taman nasional, dan pada pemilihan kali ini bukan karena sengaja buatan atau karya manusia, tetapi keajaiban baru dunia yang bukan karya manusia.

Voting ini dilakukan melalui media internet, setiap ingin memilih kita harus mendaftar dahulu dengan id email, jadi jika anda memiliki akun email yang banyak, seyogyanya anda gunakan semuanya untuk memilih Pulau Komodo menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia baru supaya peluang Indonesia semakin besar, tetapi anda juga harus memilih 6 tempat lainnya, karena untuk disediakan 7 pilihan dan saat memilih tidak boleh satu pilihan saja (kalau bisa 6 pilihan lainnya saat memilih, sebaiknya pilih tempat yang tidak terkenal saja dan yang berada di urutan bawah :D ). Setelah itu anda harus mengkonfirmasi ulang lewat inbox dalam email anda.

Sebelumnya Pulau Komodo berada pada urutan ke-12 kategori E (forest, national parks, naturel reserves) dan kini telah berada di urutan ke-10. Mungkin Indonesia bisa saja kalah oleh negara kecil dan tempat yang belum tentu menarik, hal itu dikarenakan mungkin negara tersebut lebih mengerti akan dunia internet dan masyarakat Indonesia belum banyak benar yang mengerti akan dunia maya ini.


Gerhana Matahari, 22 Juli 2009

Hari ini tepatnya pada tanggal 22 Juli 2009, Indonesia bagian utara diprediksi oleh NASA akan dapat menyaksikan gerhana matahari total. Pernyataan ini didapat dari situs resmi NASA sendiri, gerhana matahari total ini akan melintasi separuh bagian bumi.

Bayangan umbral akan dimulai dari India lalu melintasi Nepal, Bangladesh, Bhutan, Myanmar dan Cina. Setelah itu akan berlanjut ke Kepulauan Ryuku (Jepang) dan akan berbelok ke tenggara melalui Samudera Pasifik.

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, Indonesia kemungkinan akan kebagian momen ini hanya di bagian utara wilayah Indonesia.

“A partial eclipse is seen within the much broader path of the Moon’s penumbral shadow, which includes most of eastern Asia, Indonesia, and the Pacific Ocean.”

Kalau menurut berita yang saya dapatkan dari okezone, gerhana matahari secara parsial ini akan terlihat di wilayah Aceh, Kalimantan Barat, Sumatera dan Sulawesi (menurut keterangan Kepala Observatorium Bosscha, Taufik Hidayat).

Bahkan sampai situs mesin pencari Google pun ikut mengabadikan momen (gerhana matahari total) ini dengan mengubah logo atau lambang Google yang biasanya menjadi seperti di bawah ini

Rupert Grint (Ron Weasley) terkena virus flu babi




Weleh-weleh ternyata virus flu babi yang lagi heboh-hebohnya di dunia ini menghinggapi sang aktor pemeran Ron Weasley dalam film (serial) Harry Potter yang selalu jadi langganan box office tersebut. Tapi menurut sumber kini sang aktor, Rupert Grint sudah pulih walaupun sebelumnya ia sempat mengambil cuti dalam syuting film Harry Potter serial terakhirnya yang berjudul Harry Potter and Deathly Hallows.

Spanyol, juara Piala Dunia 2010

Piala Dunia 2010

Akhirnya pada perhelatan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan telah mencapai puncaknya, menghasilkan juara dunia baru yang berasal dari benua Eropa, timnas berjuluk El Matador, Spanyol. Menepis banyak anggapan dan sejarah apabila timnas yang berasal dari Eropa tidak dapat meraih titel juara dunia ketika tuan rumah Piala Dunia berasal dari luar Eropa, tetapi pada Piala Dunia kali ini Spanyol mematahkan tradisi tersebut, bahkan pada laga final menampilkan dua tim yang berasal dari tanah Eropa.

Justru yang paling dijagokan untuk menjadi juara kali ini, yang berasal dari Amerika Latin yaitu Brasil dan Argentina harus gugur sebelum mencapai babak semifinal. Keduanya pun takluk oleh tim asal Eropa, Brasil (jagoan saya nih :cry: ) menyerah di tangan Belanda dengan skor tipis 2-1 dan Argentina harus takluk dengan skor yang telak 4-0 oleh Jerman. Hanya satu timnas yang dapat mencapai babak semifinal, yakni Uruguay meski sebelumnya tidak diunggulkan dan harus menerima keunggulan tim Belanda.

Bisa dibilang ada beberapa tim eks-juara dunia dan berstatus unggulan harus menerima pil pahit di Piala Dunia kali ini, 2 finalis Piala Dunia sebelumnya (2006) Prancis dan Italia harus angkat koper lebih awal, setelah tidak dapat lolos dari fase grup. Inggris sendiri meski dapat lolos dari fase grup C dan itupun harus tertatih-tatih, akhirnya mereka harus menerima keunggulan timnas Jerman di babak 16 besar dengan skor telak 4-1. Khusus untuk Jerman, mereka kali ini tampil dengan pemain-pemain yang fresh, banyak dihuni pemain muda, meskipun sempat mengalami kekalahan di fase grup oleh Serbia, tapi ketika masuk ke tahap sistem gugur Jerman tampil dengan meyakinkan, menaklukkan Inggris kemudian Argentina. Menurut saya permainan timnas Jerman baik dalam permainan di lini tengah terutama dari sisi sayap. Tapi permainan tengah mereka akhirnya serasa ‘mati kutu’ ketika menghadapi Spanyol, duet Xavi-Iniesta masih terlalu hebat untuk Jerman.

Selama perhelatan Piala Dunia 2010, tidak lepas dari isu kurangnya kinerja wasit di lapangan, yang paling santer sih ketika tendangan Frank Lampard ketika Inggris melawan Jerman di babak 16 besar, saat itu bola yang dilepaskan oleh Lampard sebenarnya telah melewati garis gawang (dan seharusnya gol) tapi apa daya, wasit tidak mengesahkan bola tersebut menjadi gol. Kemudian berlanjut di pertandingan Meksiko-Argentina, bola yang dilesakkan Carlos Tevez yang seharusnya sudah berada dalam posisi offside akhirnya disahkan menjadi gol. Terus apa lagi ya, hmm kasus gol yang dianulir wasit ketika pertandingan Amerika Serikat melawan Slovenia, serta royalnya wasit mengeluarkan kartu kuning apalagi di pertandingan semalam.

Final

Yup, sekarang masuk ke bahasan final Piala Dunia 2010, sebelum laga final dimulai saya sempat menyaksikan suguhan acara penutupan oleh tuan rumah Afrika Selatan, tampil dengan penyanyi-penyanyi (yang saya kenal cuma Shakira membawakan lagu ‘Waka Waka’ :D ), penari dan tata lampu yang ciamik, serta hiburan-hiburan lainnya, menurt saya sudah terbilang sukses Afrika Selatan menggelar ajang sepakbola dunia 4 tahunan ini. Kapan ya Indonesia bisa seperti ini he he. Di pertandingan final Piala Dunia 2010 pun menampilkan kedua tim yang sebelumnya belum pernah merasakan juara dunia, jadi siapapun yang menjadi juara, ini kali pertama tim tersebut meraih juara Piala Dunia.

Pada babak awal Spanyol sempat memilik kesempatan melalui sundulan Sergio Ramos, pada pertandingan final semalam permainan Spanyol masih mengandalkan umpan-umpan pendek satu-dua yang menjadi andalan timnas Spanyol sendiri. Dari penguasaan bola di babak pertama pun Spanyol mengungguli Belanda, Belanda sendiri mengandalkan serangan balik dengan mengutamakan Sneijder dan Robben. Hal seperti ini masih terus berlanjut hingga babak kedua usai, tidak ada perubahan permainan yang menonjol, yang sering mengancam dari pihak Belanda tentunya Arjen Robben, terhitung 2 kali (kalau tidak salah soalnya mata sudah terantuk-antuk karena tidak terjadi gol) tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Spanyol, Iker Casillas selalu mentah.

Jesus Navas menggantikan Pedro di babak kedua, wah ada pencerahan nih pikir saya, ternyata benar, Navas yang selalu melancarkan serangan dari sisi kanan seringkali membuat kerepotan pemain belakang Belanda. Di pertandingan ini juga sering terjadi pelanggaran, banyaknya kartu kuning yang keluar dari kantong wasit, paling parah jatuh ke bek Belanda Heitinga, dia menerima kartu kuning kedua dan berujung ke kartu merah, membuat permainan jadi tidak seimbang. Dan di babak kedua perpanjangan waktu akhirnya Spanyol dapat membuat gol juga, melalui sepakan kaki Iniesta yang lolos dari jebakan offside, Spanyol jadi unggul 1-0 terhadap Belanda. Hingga babak kedua perpanjangan waktu usai skor pun tidak berubah dan Spanyol menjadi juara dunia untuk pertama kalinya. Selamat untuk Spanyol !!